4 Ciri Apakah Cream Ub Ginseng Mengandung Merkuri dan Aman Digunakan?

Apakah Cream Ub Ginseng Mengandung Merkuri

Banyak orang terutama wanita yang penasaran apakah Cream Ub Ginseng mengandung merkuri? Berhati-hatilah saat membeli dan memilih produk kecantikan. Karena Masih terdapat produk kosmetik yang mengandung bahan kimia berbahaya.

Meskipun dampaknya tidak langsung terlihat, tapi ada dampak jangka panjang yang kurang baik bagi kesehatan. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab BPOM untuk terus berupaya menurunkan jumlah penyakit yang timbul akibat pemakaian kosmetik berbahaya.

Apakah Cream Ub Ginseng Mengandung Merkuri?

Wanita dan makeup merupakan dua hal yang tak bisa dipisahkan. Kosmetik dibuat untuk agar wanita tampil cantik dan percaya percaya diri. Sayangnya, beberapa perusahaan kosmetik ada yang memakai bahan berbahaya.

Komposisi zat berbahaya tersebut memang tidak terlihat dalam jangka pendek, namun jika digunakan dalam jangka panjang, kesehatan Anda bisa terancam. 

Untuk mengetahui apakah Ub Ginseng whitening cream ini mengandung merkuri atau tidak, Anda bisa melihat di kemasan produk tersebut, apakah sudah terdaftar BPOM atau belum.

BPOM berada di bawah naungan dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan. 

BPOM mengawasi peredaran obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, prekursor, zat adiktif, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetika, dan makanan olahan.

Oleh karena itu, sebelum membeli atau memakai kosmetik alangkah baiknya jika Anda lebih berhati-hati karena bisa berdampak pada kesehatan.

Ciri-ciri Kosmetik yang Mengandung Merkuri

Anda yang mencari informasi mengenai apakah cream Ub Ginseng mengandung merkuri juga perlu mengetahui ciri-ciri dari kosmetik yang mengandung merkuri atau zat berbahaya di dalamnya.

Untuk menghindari produk kosmetik palsu, berikut ciri-ciri kosmetik mengandung merkuri yang dirangkum dari berbagai sumber:

1.Tidak Terdaftar BPOM

Ciri-ciri kosmetik yang mengandung merkuri yang pertama adalah tidak terdaftar di BPOM.  BPOM bertugas melaksanakan perintah di bidang pengawasan obat dan makanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Jadi sebelum membeli, sebaiknya periksa label, izin edar, dan tanggal kadaluarsa yang tertera pada kemasan produk. Selalu pastikan produk telah terdaftar di Badan POM dengan Nomor Pemberitahuan NA diikuti 11 digit.

2. Bau Logam Menyengat

Karena merkuri merupakan bahan kimia yang disebut juga dengan quicksilver, produk kosmetik yang mengandung merkuri biasanya memiliki bau yang berbeda dengan produk kosmetik aman lainnya. 

Bau kosmetik yang mengandung merkuri cenderung lebih menyengat dan metalik. Apakah cream Ub Ginseng mengandung merkuri juga bisa Anda periksa sendiri bahwa produk tersebut berbau logam menyengat atau tidak.

3. Terasa Lengket

Jika kosmetik memiliki konsentrasi pekat yang cenderung terasa lengket dan sulit menyerap dengan cepat ke dalam kulit, sebaiknya berhati-hatilah. 

Oleh karena itu, sebelum membeli kosmetik, ada baiknya Anda mencoba produk tersebut pada sebagian kecil kulit terlebih dahulu sebelum menggunakannya ke seluruh wajah.

4. Berubah Warna Menjadi Gelap

Berbeda dengan produk kosmetik asli yang benar-benar aman digunakan, produk kosmetik khususnya krim wajah palsu yang mengandung merkuri biasanya dapat berubah warna.

Menurut Women’s Health, ciri kosmetik yang mengandung merkuri biasanya berubah warna menjadi abu-abu tua atau hijau tua jika terkena sinar matahari. 

Jika hal ini terjadi pada kosmetik yang Anda gunakan, segera hindari penggunaan terus menerus karena dapat menimbulkan efek berbahaya pada kulit.

Jadi, apakah cream Ub Ginseng mengandung merkuri atau tidak dapat Anda ketahui dari ciri-ciri yang sudah dijelaskan diatas. Semoga informasi ini bermanfaat dan Anda dapat menjadi lebih berhati-hati dalam pemakaian kosmetik pada wajah.

1 Kg Beras Jadi Berapa Porsi Nasi Kotak? Inilah Jawabannya!

1 Kg beras jadi berapa porsi nasi kotak?

Apakah Anda pernah berpikir 1 Kg beras jadi berapa porsi nasi kotak?  Pertanyaan tersebut penting bagi keberlangsungan bisnis katering. Anda dapat mempertimbangkan banyak hal dengan memperkirakan porsi nasi. Berikut penjelasannya.

Perhitungan 1 Kg Beras Jadi Berapa Porsi Nasi Kotak? 

Beras merupakan sembako paling banyak digunakan dalam nasi kotak. Tentu saja karena nasi sebagai komponen utama dan biasanya menjadi satu-satunya sumber karbohidrat. Oleh karena itu, memperhitungkan kebutuhan beras adalah hal yang penting. 

Dalam menghitung 1 Kg beras bisa jadi berapa porsi nasi kotak Anda harus menentukan ukuran satu porsinya. Satu porsi mungkin hanya membutuhkan 100 Gram beras. Akan tetapi, beras yang dibutuhkan bisa mencapai 200 Gram bila ukuran kotak yang Anda sediakan cukup besar.

Satu kilo beras yakni sama dengan 1000 Gram. Jadi bila Anda mematok satu porsi 100 Gram, nasi kotak yang dibuat mencapai 10 buah. Namun jika lebih besar, Anda bisa menghasilkan sampai 20 kotak.

Intinya, untuk beras 1 Kg jadi berapa porsi tergantung ukuran yang ingin diterapkan. Sesuaikan porsi dengan ukuran kotak serta jumlah lauk pauknya. Sebaiknya semua komponen yang ada harus pas supaya kebutuhan konsumen terpenuhi dan pelanggan jadi puas. 

Tips Usaha Nasi Kotak yang Untung

Apakah penjelasan di atas sudah menjawab pertanyaan 1 Kg beras jadi berapa porsi nasi kotak? Selain menentukan porsi nasi, ada tips yang harus dilakukan supaya Anda semakin untung. Jika ingin semakin untung berbisnis nasi kotak, perhatikan empat tips di bawah. 

1. Manfaatkan Bahan dengan Baik

Porsi nasi dalam kotak hanya salah satu faktor dalam penentuan harga. Meski merupakan yang utama, namun masih ada beberapa komponen lain yang harus disiapkan. Salah satunya yakni berbagai lauk dan sayur yang mendampingi.

Supaya lebih untung, Anda bisa membuat variasi menu dari bahan yang sama. Sebagai contoh, buatlah menu capcay dan sop untuk dua paket berbeda. Di samping itu, carilah tempat berlangganan yang murah namun masih menyediakan bahan berkualitas.

2. Sesuaikan dengan Target Konsumen

Untuk memperhitungkan 1 Kg beras jadi berapa porsi nasi Anda juga harus memperkirakan target konsumen. Bila diperuntukkan bagi kalangan ibu-ibu, sebaiknya berikan lauk serta sayur yang beragam. Umumnya kalangan tersebut cenderung mementingkan kualitas makanan.

Sedangkan bila katering untuk kalangan mahasiswa atau acara biasa buatlah nasi kotak yang lebih sederhana. Target pasar ini lebih menyukai harga yang murah. Anda bisa melebihkan porsi nasi supaya terasa banyak.

3. Lakukan Promosi

Cara Anda mempromosikan bisnis dapat sangat membantu. Masyarakat akan lebih mudah menemukan jasa katering Anda. Apalagi untuk bisnis katering pemula.

Anda bisa memanfaatkan media sosial yang sedang ramai. Posting tentang menu serta testimoni pelanggan. Promosikan jasa dengan diskon bila diperlukan.

4. Jaga Cita Rasa

Porsi dari nasi kotak tidak berarti apa-apa apabila kualitas rasa kurang. Begitu pula dengan promosi yang Anda lakukan. Tidak peduli sesering apapun dan sebanyak apa diskon yang Anda beri.

Cita rasa makanan dari nasi kotak tetap harus dijaga. Bila tidak, biasanya orang akan menggunakan jasa Anda hanya sekali saja. Setelah itu mereka tidak akan kembali dan mempromosikannya kepada orang lain.

Demikian jawaban dari 1 Kg beras jadi berapa porsi nasi kotak? Anda bisa memperhitungkan serta mempertimbangkan banyaknya beras 1 kg untuk berapa nasi kotak. Jangan lupa untuk menggunakan tips yang ada di atas supaya katering lebih untung.

3 Perbedaan LCD Incell, Oncell, dan TFT yang Bisa dijadikan Sebagai Pertimbangan

Perbedaan LCD Incell Oncell dan TFT

Perbedaan LCD Incell, Oncell, dan TFT seringkali menjadi bahan perbandingan dalam memilih tampilan smartphone. Hal ini dikarenakan, setiap jenis layar mempunyai karakteristik unik yang akan mempengaruhi kinerja perangkat. 

Sehingga perbedaan-perbedaan LCD banyak dipertimbangkan sebelum memilih smartphone. Untuk itulah, penting diketahui perbedaan tentang masing-masing teknologi layar ini.

Pengertian LCD Incell, Oncell, dan TFT

Sebelum membahas terkait perbedaan antar ketiganya, sebaiknya perlu dipahami terlebih dahulu mengenai pengertian dari masing-masing jenis LCD. Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah dalam membandingkan kualitas ketiga LCD smartphone. 

1. LCD Incell

LCD Incell adalah teknologi tampilan layar yang menggabungkan lapisan layar sentuh an lapisan LCD dalam satu struktur tunggal pada smartphone. Dalam jenis ini , keberadaan sensor sentuh tidak membutuhkan lapisan tambahan di atas LCD. 

Hal ini menandakan bahwa, sensor sentuh beserta piksel-piksel LCD akan diposisikan secara bersama-sama dalam satu lapisan terintegrasi. Kelebihan Incell yaitu memiliki desain tipis karena tidak adanya lapisan sentuh tambahan. 

Biasanya layar LCD Incell lebih responsif terhadap sentuhan pengguna.Tetapi biaya produksi LCD Incell lebih mahal dan jika layar mengalami kerusakan maka penggantian lapisan sentuhnya menjadi lebih rumit.

2. LCD Oncell

LCD Oncell adalah jenis teknologi tampilan yang juga terintegrasi oleh lapisan sentuh ke dalam lapisan LCD. Tapi terdapat perbedaan pada cara penempatan lapisan sentuh tersebut. Adapun pada jenis ini, lapisan sentuh ditempatkan di atas lapisan LCD.

Adapun kelebihan LCD Oncell yaitu memiliki biaya produksi lebih rendah dibandingkan dengan beberapa teknologi layar jenis lainnya. Selain itu, Oncell juga mempunyai desain yang tipis. 

Namun sayangnya, pada jenis Oncell ini memiliki respon sentuhan yang sedikit lebih lambat dibandingkan dengan teknologi layar jenis lainnya. 

3. LCD TFT

LCD TFT adalah teknologi tampilan yang memanfaatkan semikonduktor transistor yang berguna untuk mengontrol masing-masing piksel pada layar. TFT merupakan teknologi yang paling umum digunakan dalam berbagai jenis layar, seperti smartphone. 

Pada LCD TFT memiliki tampilan gambar yang tajam dan cerah. Sayangnya, layar TFT cenderung mengkonsumsi daya lebih tinggi daripada jenis teknologi layar lainnya. 

Perbedaan LCD Incell, Oncell, dan TFT

Dalam dunia teknologi, perbedaan jenis LCD ini berkaitan dengan integrasi lapisan sentuh dan LCD serta cara pemisahan keduanya. Ketika sering membeli smartphone, tentu sudah tidak asing lagi mendengar ketiga istilah tersebut, namun terdapat perbedaan diantara ketiga jenisnya.

Pada dasarnya, yang menjadi perbedaan utama ketiga jenis LCD tersebut terletak pada integrasi lapisan sentuh dan LCD. Pada Incell terintegrasi dalam satu lapisan tunggal, Oncell ditempatkan di atas LCD, sedangkan TFT memiliki lapisan sentuh yang terpisah dari LCD dan menggunakan transistor semikonduktor.

1. Performa Warna dan Kualitas Gambar

Perbedaan pertama terletak pada performa warna dan kualitas gambarnya. Pada LCD Incell dan Oncell, akan cenderung memberikan tampilan yang lebih akurat dibanding dengan TFT.

Dengan adanya teknologi terintegrasi, bisa menghasilkan gambar dengan detail dan pemerolehan warna yang jauh lebih baik.

2. Ketahanan Layar

Perbedaan ketiga jenis LCD pada ketahanan layar ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti bahan dan desain. Secara umum, LCD Incell dan Oncell mempunyai tingkat ketahanan yang lebih baik dibanding dengan LCD TFT.

3. Kehidupan Baterai

Pada LCD Incell dan Oncell cenderung mempunyai konsumsi daya lebih rendah dibanding dengan jenis TFT. Perbedaan terkait kehidupan baterai ini bisa berdampak pada daya tahan baterai pada perangkat.

Setelah mengetahui terkait perbedaan LCD Incell, Oncell, dan TFT tentu akan lebih mudah dalam mempertimbangkan kualitas perangkat yang akan dibeli.

Jangan Salah Ini 5 Perbedaan LCD Incell dan Ori!

perbedaan LCD incell dan ori

Sering kali pengguna tidak memahami perbedaan LCD Incell dan Ori. Terlihat sama padahal sebenarnya kedua layar tersebut berbeda. Dan, pengguna yang hendak memperbaiki LCD HP di luar harus memahami ini.

LCD incell merupakan layar yang mana lapisan touchscreen digabungkan secara langsung ke dalam lapisan LCD. Umumnya LCD konvensional lapisan sensor sentuhnya akan terpisah. Kemudian, apa yang membedakan keduanya? Yuk simak pembahasannya berikut!

LCD dan Touchscreen Berbeda

Banyak yang salah paham tentnag LCD dan juga touchscreen. Karena dua hal tersebut merupakan komponen yang berbeda. Walaupun sama-sama dipakai pada layar HP dan juga laptop. 

Touchscreen merupakan komponen yang digunakan untuk interaksi jari dengan layar HP. Sehingga pada touchscreen merupakan komponen yang responsif terhadap sentuhan yang membuat layar bergerak. LCD lah yang menampilkan gambar.

Apabila LCD rusak, pengguna masih bisa memakai layar sentuh meskipun beberapa terdapat yang tidak dapat disentuh. Karena umumnya pada LCD konvensional memiliki letak komponen yang berbeda. Terkecuali memakai LCD Incell.

Perbedaan LCD Incell dan Ori

Telah dibahas sebelumnya terkait LCD Incell yang mana memiliki komponen sensor sentuhan yang menyatu dengan LCD. Selain itu, terdapat perbedaan lain yang bisa dilihat dari LCD Ori dan LCD Incell. 

1. Perbedaan Teknologi yang Digunakan

Perbedaan LCD Incell dan ori dapat dilihat dari teknologi yang digunakan dari kedua LCD tersebut. LCD Incell atau akrab disebut In-Cell Touch ini menggabungkan lapisan sensor ke dalam LCD. Sehingga LCD Incell nantinya lebih tipis dan lebih responsif.

Sedangkan untuk LCD Ori atau Original LCD, merupakan layar asli dari setelan pabrik HP tersebut. Dengan begitu, LCD Ori mengikuti sistem teknologi dari produsen HP tersebut. Beberapa layar Ori terdapat yang sensor sentuh terpisah dan ada yang menyatu.

2. Perbedaan Desain

Salah satu perbedaan yang juga menjadi kelebihan layar Incell yakni desain yang tipis. Hal ini dikarenakan sensor sentuh langsung menjadi satu dengan LCD. Sehingga layarnya lebih tipis dibandingkan dengan LCD konvensional lain yang terpisah sensor sentuhnya.

Pada LCD Ori beberapa ada yang mendesain dengan layar yang tipis dengan kekuatan sensor yang sangat rensponsif. Akan tetapi kualitas tentu lebih baik daripada Incell, karena LCD Ori sudah pasti sesuai dengan keluaran pabrik HP tersebut. 

3. Kualitas Gambar Lebih Jernih

Tentu pada tiap LCD memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Keduanya memiliki spesifikasi tersendiri, dan pada layar Incell kualitas gambar lebih unggul. Karena LCD meminimalkan jarak antar sentuhan dan LCD.

Oleh karena itu, akan mengurangi terjadinya kemungkinan distorsi atau degradasi gambar. Secara orisinal, layar Ori mengikuti spesifikasi layar dari pabrik HP. Dengan begitu, sudah pasti kualitas serta kejernihan layar akan menyesuaikan setelan pabrik.

4. Biaya Produksi Lebih Besar

Produksi dari layar Incell lebih besar dibandingkan dengan LCD Ori karena beberapa spesifikasi yang unggul di atas. Karena itu, harga dari layar Incell tentu lebih mahal dibandingkan layar Ori. Kelebihan desain serta responsivitasnya yang sangat tinggi menjadikan harga tinggi pula.

Jika ditanya LCD Incell apakah bagus sudah pasti bagus dibanding dengan LCD Ori. Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa LCD Ori lebih merujuk pada setelan pabrik. Dan, tentu apabila ingin kualitas layar lebih jernih harus merogoh biaya yang lumayan.

5. Rawan Kerusakan

Inilah yang menjadi perbedaan LCD Incell dan ori di mana LCD Incell akan mudah rusak. Karena desainnya yang tipis dan menyatu dengan sensor sentuh. Apabila layar Incell rusak sudah pasti tidak lagi responsif ketika disentuh. 

Oleh karena itu, lebih disarankan untuk mengganti layar HP dengan layar Ori dibanding dengan Incell. Meskipun lebih bagus performanya, akan tetapi lebih awet LCD yang jelas Original.

Penutup

Demikian pembahasan terkait perbedaan LCD Incell dan ori. Walau terdapat sejumlah keunggulan pada LCD Incell tentu memiliki sejumlah kekurangan pula. Lebih disarankan untuk para pengguna mengganti dengan LCD Ori saja.